Medan — Di tengah keterbatasan, seorang remaja putri di Kota Medan harus menghadapi ujian hidup yang tidak ringan. Nabila Syaqilla (17), warga Jalan Gaperta Ujung, Gang Pertama No. 77, Helvetia, telah lima tahun terakhir berjuang melawan tumor di bagian lutut yang perlahan merenggut masa remajanya.
Sejak divonis mengidap penyakit tersebut, Nabila tidak lagi dapat melanjutkan pendidikan. Hari-harinya kini dijalani dalam keterbatasan, dengan rasa sakit yang kian terasa. Meski demikian, di tengah ujian yang dihadapinya, Nabila tetap berupaya istiqamah dalam menjalankan ibadah.
Kondisi ekonomi keluarga yang serba terbatas turut memperberat situasi. Nabila tinggal bersama ibunya yang berstatus janda dan tidak memiliki pekerjaan tetap, sehingga upaya pengobatan yang dijalani belum dapat dilakukan secara maksimal.
Di tengah situasi tersebut, kepedulian hadir dari Prajurit Petarung Kodim 0201/Medan bersama Mitra Karib Babinsa Medan. Melalui aksi sosial bertajuk “MKB Peduli Warga”, mereka memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian untuk meringankan beban yang dihadapi Nabila dan keluarganya.

Ketua MKB Suryandi mengungkapkan, Nabila membutuhkan perhatian dari Pemerintah Kota Medan, khususnya Dinas Kesehatan Kota Medan, agar mendapatkan penanganan medis yang lebih optimal. Ia berharap Bapak Wali Kota Medan beserta jajaran dapat memberikan perhatian khusus, sehingga pengobatan Nabila dapat segera ditangani dengan baik.
Aksi ini diharapkan dapat menggugah kepedulian berbagai pihak untuk turut hadir membantu, sehingga harapan bagi kesembuhan dan masa depan Nabila tetap terjaga.







